"Di sudut-sudut kalbu yang sungsang, terajut begitu banyak harap yang berbicara akan liku kehidupan. Entah yang terpendam, yang tersampaikan, yang terlupakan. Atau yang takut, yang berani, yang dihakimi. Seluruhnya memiliki eksistensi. Dipercik bumbu-bumbu rasa aneka warna. Menyeruak dalam atmaku dan atmamu. Menjadi satu, dan terus membaru..."